Cidera

Kiat Mengatasi Nyeri Punggung

Posted by | Cidera, Gaya Hidup | No Comments


Bagaimana menyembuhkan nyeri punggung? Semuanya dimulai di otot kaki Anda.

Anda ragu menekuk kaki dan mengangkat barang, bahkan mencoba meraih atau menggapai sesuatupun terasa nyeri. Nyeri punggung dapat membuat Anda merasa lebih tua dari usia sebenarnya dan jika tidak ditangani, dapat menimbulkan kerusakan parah. Ada beberapa kiat untuk menghadapi nyeri punggung dan membuat kedua kaki Anda fit adalah salah satu kuncinya.

Nyeri punggung? Mungkin penyebabnya adalah…

  • Kurang fit juga bisa meningkatkan risiko nyeri punggung, apalagi jika Anda berolahraga secara tidak teratur. Kurang olahraga menyebabkan otot punggung lemah, obesitas, otot perut lemah dan otot menjadi tidak fleksibel.
  • Postur duduk tidak tegak atau menunduk dengan tidak benar dapat menimbulkan tekanan tambahan pada punggung Anda.
  • Beberapa orang memang secara genetik rentan pada nyeri punggung sebab mereka mewarisi abnormalitas struktur tulang belakang.
  • Pekerjaan yang menambah tekanan pada punggung seperti mengangkat, gerakan yang dipaksa, gerakan menunduk atau memutar, gerakan atau getaran berulang, yang semuanya bisa menambah regangan pada tulang belakang.
  • Kehamilan membuat wanita rentan nyeri punggung karena bergesernya organ-organ pencernaan, pengaturan berat badan di bagian depan, dan melonggarnya ligamen di daerah pelvis sebelum melahirkan.
  • Merokok bisa menurunkan aliran darah ke jaringan tubuh di punggung.

Cara memindahkan dan mengangkat rasa sakit
Olahraga membantu membuat tubuh Anda semakin sehat dan bugar. Dengan memasukkan latihan kaki ke dalam rutinitas olahraga Anda, Anda dapat bebas dari rasa sakit dalam waktu singkat. Memperkuat kaki Anda dapat membantu mengatasi nyeri punggung karena otot gluteus lemah dan tak dapat mendukung tulang belakang bagian lumbal, yang bisa menimbulkan nyeri punggung. Jika otot gluteus Anda kuat, maka dapat berpengaruh pada perputaran pelvis dan berisiko mencederai cakram lumbar. Maka penting bagi Anda untuk melatih otot-otot tersebut agar Anda segera pulih dari nyeri punggung.

Pistol squat
Berdiri tegak, ulurkan tangan ke depan tubuh Anda sebatas bahu. Angkat kaki kanan dan tahan. Dorong pinggul ke belakang sambil turunkan tubuh perlahan sejauh yang Anda bisa. Tahan, lalu tegak kembali dan kembalikan tubuh ke posisi awal. Ulangi dalam 10 pengulangan selama 5 set.

Reverse dumbbell box lunge with forward reach
Berdiri di atas sebuah kotak atau step, kedua tangan masing-masing memegang dumbbell di samping tubuh Anda. Turunkan kaki kanan ke belakang sambil tubuh Anda condong ke depan sambil menurun sampai mencapai kaki Anda. Lakukan gerakan lawan untuk mengembalikan badan ke posisi semua.

Goblet squat
Pegang dumbbell dengan kedua tangan memegang kepala dumbbell, lalu angkat ke depan sampai sejajar dada. (Bayangkan Anda sedang mengangkat cangkir besar yang berat dari logam) Turunkan tubuh bagian bawah sejauh mungkin dengan mendorong panggul ke belakang seperti gerakan ingin duduk, dan tekuk lutut Anda. Tahan, lalu tegak kembali dan kembalikan tubuh ke posisi awal.

Tips terbaik

  • Pertahankan postur sempurna dengan cara duduk tegak dengan kaki menapak lantai. Hindari berselonjor ketika duduk atau membungkuk ketika berjalan.
  • Gunakan sesuatu yang dingin dan panas sebagai kombinasi untuk meredakan nyeri punggung.
  • Berolahraga teratur agar otot Anda tetap terjaga baik. Ini akan membantu menjaga otot punggung tetap kuat.

Bicarakan dengan dokter Anda jika gejala Anda semakin parah.

Dapatkan selalu informasi kesehatan terkini lainnya dari Hello Doctor Indonesia. Pastikan juga Anda berlangganan aplikasi Hello Doctor untuk mendapatkan fasilitas konsultasi langsung dengan dokter kompeten dan tepercaya selama 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Untuk info lebih lanjut, kunjungi http://www.hellodoctor.co.id atau segera hubungi 500*67# (bagi penggunaTelkomsel) dan 123*767# (bagi pengguna XL).

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

 

Gambar: http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/15/12/07/nyz5h8328-nyeri-punggung-bisa-sebabkan-gangguan-pernapasan

Rayakan Malam Tahun Baru dengan Aman!

Posted by | Cidera, Gaya Hidup, Hari Raya | No Comments

Perayaan Malam Tahun Baru di Indonesia biasanya dilaksanakan dengan cukup meriah. Tak jarang kita lihat jalan raya dipenuhi orang-orang yang siap merayakan pergantian tahun, baik dengan berkumpul atau bergembira bersama. Ada pula yang merayakannya dengan menyalakan kembang api ataupun petasan. Walaupun kegiatan ini sudah dilarang oleh pemerintah, namun tetap saja kita jumpai orang-orang yang masih melakukan tindakan berbahaya ini, walaupun telah banyak dilaporkan di acara berita, korban yang jatuh, kebanyakan anak-anak, akibat bermain petasan/kembang api dengan cara yang tidak aman.

Berikut beberapa kiat aman bermain dengan kembang api/petasan luncur:

  • Baca sekali lagi petunjuk penggunaan pada kemasan kembang api, untuk memastikan Anda sudah menggunakannya dengan semestinya dan menghindari cedera karena salah penggunaan.
  • Ketika menyalakan kembang api/petasan, pastikan ada orang dewasa, dan jangan pernah biarkan anak yang lebih besar bermain petasan tanpa pengawasan orang dewasa.
  • Belilah produk kembang api dari penjual/distributor resmi, bukan dari sembarang penjual.
  • Gunakan kembang api HANYA di luar ruangan.
  • Siapkan seember penuh air dan/atau selang air, untuk persiapan keamanan serta untuk menyiram/merendam kembang api yang sudah dipakai, untuk memastikan api telah benar-benar padam.
  • Jangan pernah mengarahkan/melemparkan kembang api/petasan ke arah orang lain atau ke tempat lain yang mudah terbakar.
  • Jika memungkinkan pakai pelindung mata (goggles) saat bermain kembang api.

Perhatikan kiat-kiat berikut, karena bermain kembang api/petasan jenis apapun, risikonya sangat tinggi. Carilah alternatif melewatkan Malam Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih aman, misalnya mengadakan sekadar makan malam bersama dengan teman-teman atau menonton pertunjukan yang memungkinkan Anda hanya duduk dan menonton. Aman, bukan?

Dapatkan selalu informasi kesehatan terkini lainnya dari Hello Doctor Indonesia. Pastikan juga Anda berlangganan aplikasi Hello Doctor untuk mendapatkan fasilitas konsultasi langsung dengan dokter kompeten dan tepercaya selama 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Untuk info lebih lanjut, kunjungi http://www.hellodoctor.co.id atau segera hubungi 500*67# (bagi penggunaTelkomsel) dan 123*767# (bagi pengguna XL).

 

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

 

Gambar: http://www.aroundyou.com.au/articles/top-new-years-eve-parties-canberra

Kiat Mengatasi Luka Lepuh

Kiat Mengatasi Luka Lepuh

Posted by | Cidera, Kesehatan Kulit, Kesehatan Umum | No Comments

Luka lepuh merupakan kantong kecil berisi cairan yang biasanya terbentuk oleh lapisan kulit bagian atas setelah lapisan tersebut rusak. Luka lepuh dapat muncul di bagian tubuh mana saja tapi paling umum muncul pada tangan dan kaki.

Cairan yang mengumpul di bawah kulit yang rusak, membentuk “bantalan” pelindung terhadap jaringan di bawahnya. Ini akan melindungi jaringan dari kerusakan yang lebih jauh dan mempercepat proses penyembuhan.

Sebagian besar luka lepuh berisi cairan berwarna bening (serum), tapi dapat juga berisi darah atau nanah jika terdapat peradangan atau infeksi.

Luka lepuh dapat disebabkan oleh:

  • gesekan terhadap kulit
  • panas – misalnya, dari sengatan matahari atau luka terbakar
  • kontak dengan bahan kimia, seperti deterjen
  • kondisi medis, seperti cacar, herpes dan impetigo

Mengatasi luka lepuh

Kebanyakan kasus luka lepuh dapat sembuh dengan sendirinya setelah tiga hingga tujuh hari dan tidak memerlukan perawatan medis. Anda dapat melakukan rawat jalan (perawatan di rumah) yang dapat meredakan rasa sakit, mencegah infeksi dan membantu proses penyembuhan luka lepuh yang besar dan rusak.

  • Luka lepuh kecil seukuran kacang polong yang belum rusak, atau bahkan yang berisi darah biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Tutup agak longgar dengan kain kasa steril untuk melindunginya dari debu. Hindari aktivitas yang dapat menimbulkan luka lepuh.
  • Jika sebuah luka lepuh kecil terletak pada bagian tubuh penopang berat badan seperti telapak kaki, lindungi bagian tersebut dengan bantalan berbentuk donat (moleskin pad), sehingga daerah luka lepuh pun tidak tertutup.
  • Sebaiknya Anda tidak mengeringkan luka lepuh sendiri di rumah. Tapi bila rasa sakitnya sudah tidak tertahankan lagi, beberapa orang akan mengeringkannya sendiri. Jika Anda ingin juga mencobanya, pastikan Anda mengikuti langkah- langkah berikut ini:
  1. Bersihkan jarum atau peniti lurus dengan alkohol
  2. Tusukkan jarum atau peniti tersebut dengan lembut pada tepian luka lepuh.
  3. Tekan cairan dalam luka lepuh ke arah lubang sehingga dapat mengalir keluar.
  • Jangan keringkan luka lepuh berukuran apapun jika:
  • Anda menderita penyakit serius seperti diabetes, HIV, kanker atau penyakit jantung, karena adanya risiko infeksi.
  • Anda menduga luka lepuh Anda berasal dari penyakit menular, seperti cacar atau herpes, karena virusnya dapat tersebar ke orang lain.
  • Jika luka lepuh telah terkoyak, atau setelah Anda mengeringkan luka lepuh:
  1. Basuh daerah luka lepuh dengan sabun dan air matang. Jangan gunakan alkohol, iodin atau pembersih apapun lainnya.
  2. Jangan buang lipatan kulit yang menutupi luka lepuh kecuali lipatan tersebut sangat kotor atau terkoyak atau terdapat nanah di bawahnya. Dengan lembut haluskan lipatan di atas kulit lembut.
  3. Oleskan salep antibiotik dan tutup dengan kain kasa steril. Jika kulit di bawah kain kasa steril mulai terasa gatal atau ruam mulai bermunculan, hentikan penggunaan salep tersebut. Itu mungkin reaksi alergi kulit terhadap salep.
  4. Ganti kain kasa steril sekali sehari atau kapanpun basah atau kotor. Lepaskan kain kasa steril pada malam hari untuk membiarkan daerah luka mengering.

Kapankah harus ke dokter?

Kunjungi dokter Anda, bila luka lepuh Anda:

  • terinfeksi
  • terasa sakit
  • terus kambuh

Ciri-ciri luka lepuh yang terinfeksi akan penuh dengan nanah berwarna kuning atau hijau dan mungkin akan terasa menyakitkan, memerah dan panas.

Sangat penting bagi Anda untuk tidak mengabaikan luka lepuh yang terinfeksi karena dapat menyebabkan impetigo sekunder (infeksi bakteri menular dari kulit) dan komplikasi lebih lanjut, seperti selulitis atau sepsis.

Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter Anda jika luka lepuh Anda terletak di tempat yang tidak biasa, seperti pada kelopak mata atau di dalam mulut Anda, atau jika luka muncul setelah terbakar sinar matahari parah, luka bakar atau reaksi alergi, atau setelah kontak langsung dengan bahan-bahan kimia atau zat-zat lainnya.

Jangan remehkan cedera yang bisa terjadi pada Anda saat sedang berolahraga. Cedera dapat menyebabkan kecacatan permanen yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari Anda. Ingin panduan tentang beragam cedera fisik dan cara mengatasinya? Yuk, aktifkan kiat-kiat pencegahan dan penanganan cedera lewat SMS Tips Sehat dari Hello Doctor dua kali sehari. Tekan *500*67# (untuk pengguna Telkomsel) atau *123*767# (untuk pengguna XL) di ponsel Anda dan pilih menu Tips Sehatku kategori Cidera.

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia.

 

child-bruise

Cedera Kepala pada Anak

Posted by | Cidera, Kesehatan Anak | No Comments

Kebanyakan cedera kepala menimbulkan kerusakan kulit kepala, seperti misalnya luka sayat, luka parut, memar atau bengkak. Bahkan jika cederanya ringan, bisa terjadi bengkak besar atau memar, ini karena ada banyak pembuluh darah di bawah kulit kepala. Oleh karenanya, luka sayat kecil bisa mengeluarkan darah yang cukup banyak. Memar di dahi bisa membuat sekitar mata membiru sampai 1-3 hari kemudian. Ini disebabkan oleh darah yang menyebar ke bawah karena gravitasi.

Hanya 1% sampai 2% anak yang menderita cedera kepala mengalami retak tengkorak. Umumnya, tak ada gejala lain selain pusing/sakit kepala. Bisanya, anak Anda akan merasakan sakit kepalanya di bagian kepala yang cedera. Kebanyakan fraktur tengkorak terjadi tanpa ada cedera pada otak. Tengkorak Anda itu pelindung otak yang kuat, lho!

Gegar otak adalah cedera otak ringan yang mengubah fungsi otak normal. Biasanya disebabkan oleh pukulan/benturan di kepala. Kebanyakan kepala anak yang terbentur itu tidak menyebabkan gegar otak. Ciri paling umum gegar otak adalah kebingungan atau kehilangan ingatan sementara.

Cedera otak yang serius (pendarahan, memar atau pembengkakan) adalah sesuatu yang tidak lazim terjadi.

Tidak mudah bagi orangtua atau pemberi perawatan untuk selalu tahu batasan cedera, jadi pertanyaannya adalah kapankah saatnya Anda membawa anak Anda ke IGD? Berikut adalah tanda dan gejala yang tak bisa diacuhkan:

  • Usia di bawah 6 bulan
  • Dalam keadaan tidak sadar, walaupun hanya sejenak
  • Pernafasan yang abnormal
  • Menangis atau rewel selama lebih dari 10 menit
  • Muntah berulang-ulang
  • Luka kepala yang jelas terlihat – perlu diingat bahwa jika ada kemungkinan retak tengkorak, jangan tekan lukanya. Jangan buang/singkirkan obyek apapun dari luka.
  • Pendarahan atau keluar cairan lainnya dari telinga, mulut atau hidung.
  • Pembengkakan yang cepat di atas telinga.
  • Memar di sekeliling telinga atau mata
  • Tak mampu berjalan atau berbicara dengan normal.
  • Bersikap aneh atau seperti mengantuk.
  • Ukuran pupil mata yang tidak sama
  • Sakit kepala yang hebat dan bertambah parah.
  • Nyeri atau kaku pada leher
  • Kejang
  • Pada tengkorak terdapat lekukan atau bengkak besar.
  • Terdapat bengkak pada bagian lunak di kepala bayi yakni ubun-ubun, sebelum tengkorak menutup.
  • Gejala semakin parah, atau gejala yang mereda tapi segera memburuk.

Jika tak ada dari semua gejala ini yang terlihat, Anda bisa melakukan tindakan pertolongan pertama di rumah, seperti:

  • Taruh sekantung es di lokasi cedera selama 20 menit. Lakukan setiap 3 sampai 4 jam.
  • Bisa diberi Parasetamol untuk meredakan nyeri.
  • Amati anak Anda selama 24 jam untuk adanya gejala lainnya yang mungkin timbul.
  • Banyak anak yang merasa mengantuk setelah terjatuh. Tak apa membiarkannya tidur, asalkan Anda bangunkan setiap 30 menit di 6 jam pertama. Setelah itu, bangunkan anak saat Anda siap pergi tidur dan coba bangunkan lagi 4 jam kemudian untuk memeriksa keadaannya.

Yang paling penting, percaya dengan insting Anda. Jika Anda cemas walaupun sedikit saja dengan anak Anda, segeralah cari bantuan medis. Lebih baik waspada daripada menyesal kemudian!

Dapatkan selalu informasi kesehatan terkini lainnya dari Hello Doctor Indonesia. Pastikan juga Anda berlangganan aplikasi Hello Doctor untuk mendapatkan fasilitas konsultasi langsung dengan dokter kompeten dan tepercaya selama 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Untuk info lebih lanjut, kunjungi www.hellodoctor.co.id atau segera hubungi *500*67# (bagi penggunaTelkomsel) dan *123*767# (bagi pengguna XL).

 Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

27RI

Kiat Sehat dan Aman Mengikuti Lomba Tujuhbelasan

Posted by | Cidera, Kesehatan Umum | No Comments

Hari kemerdekaan Indonesia selalu disambut dengan meriah oleh seluruh bangsa Indonesia. Berbagai persiapan sebelum tanggal 17 Agustus ramai dilakukan setiap RT di lingkungan sekitar. Ada yang mengecat jalanan, memasang umbul-umbul, memasang bendera, hingga menyiapkan berbagai keperluan lomba.

Keriuhan suasana ini lebih terasa terutama bagi anak-anak. Namun, ada yang perlu diperhatikan oleh anak-anak, tentunya pengawasan orang tua, yaitu cedera saat berlangsungnya lomba. Lomba yang dapat menimbulkan cedera adalah balap karung, panjat pinang, balap menggunakan bakiak berpasangan, dan sebagainya.

Misalnya, anak-anak dapat mengalami terkilir atau jatuh jika tidak berhati-hati dalam menggunakan karung atau saat berlari sambil menyeimbangkan kelereng di dalam sendok yang digigit. Kaki yang satu dapat tersandung kaki yang lain jika tidak benar-benar melakukan pemanasan yang baik ataupun salah posisi ketika berlari. Anak dapat jatuh tersungkur dan mengalami lecet ringan.

So, pemanasan selama 5 menit baik untuk memulai lomba seperti balap karung atau lomba lain yang melibatkan berlari. Cukup dengan meregangkan kaki ke kanan dan ke kiri, menekuk kaki ke belakang dan ke depan, lari-lari kecil, meregangkan jari-jari kaki ke atas dan ke bawah.

Setelah lomba selesai, orangtua bisa memeriksa kaki anak yang mungkin menderita luka lecet akibat gesekan dengan bahan karung yang kasar. Bisa disembuhkan dengan membersihkan luka dan membubuhkan cairan antiseptik pada luka atau segera temui dokter bila luka terlihat parah.

Selamat mencoba!

Dapatkan selalu informasi kesehatan terkini lainnya dari Hello Doctor Indonesia. Pastikan juga Anda berlangganan aplikasi Hello Doctor untuk mendapatkan fasilitas konsultasi langsung dengan dokter kompeten dan tepercaya selama 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Untuk info lebih lanjut, kunjungi www.hellodoctor.co.id atau segera hubungi *500*67# (bagi penggunaTelkomsel) dan *123*767# (bagi pengguna XL).

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

Gambar: http://www.solopos.com/2011/07/27/lomba-tujuhbelasan-2-108804

Serba Serbi Lutut

Serba – Serbi Lutut

Posted by | Cidera, Diet Sehat, Gaya Hidup, Gizi dan Nutrisi, Kesehatan Otot, Kesehatan Tulang, Obesitas, Olah Raga dan Kebugaran, Situasi Darurat | No Comments

Lutut kita merupakan persendian yang hebat, lho! Pada umumnya, lutut dianggap sebagai persendian terbesar pada tubuh yang menopang banyak beban dan tekanan selama tubuh kita bergerak.

Persendian super

Tahukah Anda, selagi Anda berjalan, lutut Anda menopang 1,5 kali bobot tubuh Anda; 3-4 kali bobot tubuh saat sedang naik tangga dan 8 kali saat Anda sedang melakukan olahraga seperti Squat Jump!? Jadi, tiada alasan untuk tidak menjaga dan merawat lutut Anda!

Beberapa gejala adanya risiko masalah lutut adalah sebagai berikut:

  • pembengkakan
  • kekakuan
  • rasa sakit atau nyeri
  • sulit bergerak
  • perasaan tidak stabil atau tidak seimbang
  • kemerahan, panas dan/atau demam
  • sensasi rasa ngilu atau nyeri pada tulang

Kondisi yang dapat mempengaruhi lutut

Terdapat beragam kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi kesehatan dan mobilitas lutut, berapapun usia Anda. Beberapa kondisi bisa jadi bagian dari riwayat kesehatan keluarga, sementara yang lainnya berasal dari gaya hidup. Berikut adalah beberapa penyebab masalah lutut yang umum lainnya:

  • beragam jenis artritis
  • cedera (patah tulang, ligamen robek dan meniskus)
  • kegemukan
  • kondisi medis
  • penggunaan berlebihan
  • kondisi bawaan (masalah kesehatan yang diderita sejak lahir)

Pencegahan aus dan cedera

Jangan khawatir, masih ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda ambil untuk menjaga kondisi lutut Anda tetap prima – jadikan ini kebiasaan Anda!

  1. kenakan sepatu yang tepat dan sesuai dengan jenis aktivitas yang Anda lakukan
  2. hindari pemakaian sepatu berhak tinggi (jika terpaksa, usahakan untuk tidak mengenakannya dalam waktu lama)
  3. pilih sepatu berkualitas baik dan kokoh yang dibuat dari bahan-bahan yang bersifat menyerap goncangan
  4. perhatikan postur tubuh Anda
  5. jagalah berat badan ideal (karena setiap kilogram berat badan yang bertambah akan menambah 4 kali lipat bobot tersebut pada lutut Anda!)
  6. jaga kekuatan tulang Anda dengan rutin berolahraga
  7. juga untuk tulang, dapatkan asupan kalsium dan vitamin D yang cukup secara teratur dari makanan seperti sayuran hijau-hijauan, keju, produk olahan susu, brokoli, buncis-buncisan, kacang almond mentah dan ikan kalengan yang lengkap dengan tulangnya
  8. sertakan makanan yang kaya akan vitamin D dalam diet Anda: ikan berlemak, produk olahan susu, sereal tertentu, kuning telur, hati sapi dan jamur-jamuran. Matahari pagi (di bawah pukul 10 pagi) juga dapat menjadi sumber vitamin D alami yang baik
  9. konsumsi ikan berminyak atau minum suplemen Omega 3 untuk membantu mengurangi peradangan

Bagaimana dengan olahraganya?

Sangat penting bagi Anda untuk tetap aktif! Mengurangi tingkat aktivitas karena Anda menderita nyeri lutut atau lutut kaku malah dapat melemahkan otot, yang berisiko memperparah kondisi Anda. Perkuat otot dan tingkatkan kesehatan jantung Anda, dengan berolahraga yang ramah terhadap lutut Anda. Berikut adalah jenis olahraga yang aman dan nyaman bagi cedera lutut Anda:

  • pertimbangkan untuk melakukan Pilates, yoga, Tai Chi dan olahraga isometrik
  • cobalah aerobik air, renang, berjalan kaki dan bersepeda ringan
  • di pusat kebugaran, gunakan mesin elips dan lakukan beberapa jenis olahraga kekuatan
  • jangan lupa gerakan peregangan dan lakukan gerakan yang melatih otot quadricep, hamstring dan peregangan dengan alat iliotibial
  • gerakkan otot-otot adduktor Anda dengan menekan kedua lutut bersama-sama

Hal yang harus dihindari

Ada beberapa jenis olahraga dan aktivitas yang dapat berpotensi mencederai lutut Anda, jadi, jika Anda menderita masalah lutut, sebaiknya Anda menghindari yang berikut ini:

  • olahraga berat (high impact) seperti Squat dan Lunges
  • berjalan pada permukaan yang tidak rata seperti rumput dan trotoar yang berbatu-batu
  • berlari di lereng bukit atau jalanan yang menurun
  • olahraga yang melibatkan aksi, lompatan, penghentian dan permulaan memuntir (berputar) secara spontan

Terakhir, pastikan Anda sudah mengatur jok sepeda Anda pada ketinggian yang tepat, sebelum bersepeda – ini penting untuk lutut Anda – dan jangan naik tangga dengan terlalu bersemangat atau berlutut dalam waktu lama. Dengan demikian, lutut Anda akan selalu dalam keadaan prima!

Jangan remehkan cedera yang bisa terjadi pada Anda saat sedang berolahraga. Cedera dapat menyebabkan kecacatan permanen yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari Anda. Ingin panduan tentang beragam cedera fisik dan cara mengatasinya? Yuk, aktifkan kiat-kiat pencegahan dan penanganan cedera lewat SMS Tips Sehat dari Hello Doctor dua kali sehari. Tekan *500*67# (untuk pengguna Telkomsel) atau *123*767# (untuk pengguna XL) di ponsel Anda dan pilih menu Tips Sehatku kategori Cidera.

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia.

Splinter

Awas! Suban!

Posted by | Cidera | No Comments

Suban (Kulit yang kemasukan pecahan beling/kayu) benar-benar sesuatu yang menjengkelkan. Berikut beberapa kiat dan saran yang diharapkan dapat membantu memberi informasi cara penanganannya.

Suban terjadi ketika serpihan tajam dari kayu, kaca atau duri tanaman masuk ke dalam kulit. Suban juga bisa terjadi di kuku jari tangan ataupun jempol kaki.

Membuang Suban

Bagaimana cara membuang Suban tanpa memperparah keadaan?

  1. Pertama, bersihkan luka dan pinset bersih yang akan digunakan dengan sabun dan air atau cairan antiseptik dengan seksama.
  2. Pastikan Anda bisa melihat Subannya dengan jelas, jika perlu gunakan kaca pembesar, dan pastikan diterangi cukup pencahayaan. Jika Subannya menjorok keluar dari kulit, usahakan Anda dapat mencengkeram ujungnya dengan pinset bersih, lalu dengan perlahan tarik subannya pada sudut yang sama ketika Suban masuk ke kulit.
  3. Jika ujung suban tidak menjorok ke luar kulit, gunakan jarum tajam dan steril untuk membuka kulit sampai ujung Suban terlihat. Jika sudah terlihat keluar, tarik keluar seperti cara di nomor 1 di atas.
  4. Kemudian bersihkan lagi lukanya, oleskan krim antiseptik lalu tutup dengan plester.

Kiat lainnya adalah dengan membubuhi selotip di atas Subannya, lalu menarik/membuka selotip ke arah berlawanan dengan sudut yang sama dengan masuknya Suban. Jika Subannya berasal dari tanaman dan berbentuk halus, kadang-kadang ini bisa berhasil. Jika Anda mencoba mengeluarkan Suban dari kulit anak, Anda bisa menaruh area yang tertusuk dengan es batu agar kebas.

Kapan Saatnya mengunjungi Dokter?

Jika hal-hal berikut terjadi, hentikan menangani sendiri dan segera dapatkan bantuan dokter:

  • Subannya terlalu dalam untuk diambil atau jika terjadi pendarahan serius.
  • Munculnya gejala infeksi, seperti menjadi merah, nyeri, terdapat nanah, rasa sakit atau demam.
  • Subannya berokasi terlalu dekat atau di mata, atau di bawah kuku.

Ingat, pencegahan lebih baik dari pengobatan, jadi berhati-hatilah jika Anda bekerja dengan kayu yang belum divernis, tanaman berbulu atau berduri, buah-buahan berkulit kasar atau berduri seperti Nanas dan Salak.

Dr Ingrid de Beer untuk HelloDoctor.com

Dapatkan selalu informasi kesehatan terkini lainnya dari Hello Doctor Indonesia. Pastikan juga Anda berlangganan aplikasi Hello Doctor untuk mendapatkan fasilitas konsultasi langsung dengan dokter kompeten dan tepercaya selama 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Untuk info lebih lanjut, kunjungi http://www.hellodoctor.co.id atau segera hubungi 500*67# (bagi penggunaTelkomsel) dan 123*767# (bagi pengguna XL)..

 Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

Penyebab Nyeri Pergelangan Tangan

Penyebab Nyeri Pergelangan Tangan

Posted by | Cidera, Gaya Hidup, Kesehatan Otot, Kesehatan Tulang, Kesehatan Umum, Olah Raga dan Kebugaran, Situasi Darurat | No Comments

Anda sedang berjuang melawan rasa nyeri pada pergelangan tangan? Tidak peduli apakah Anda seorang pemain tenis atau golf yang antusias, bekerja sepanjang hari di belakang komputer atau sering menjahit pakaian untuk buah hati Anda, cedera yang berikut ini dapat memberi Anda masalah.

Pergelangan tangan Anda merupakan persendian yang rumit, terbentuk dari delapan buah tulang karpal kecil dan dua buah tulang lengan bagian bawah. Berikut adalah informasi yang perlu Anda ketahui tentang penyebab nyeri pergelangan tangan:

Cedera dan penggunaan secara berlebihan:

  • Terkilir dan peregangan berlebihan, terutama karena bermain tenis, golf, bowling dan senam
  • Patah tulang, terutama karena jatuh tepat pada posisi tangan yang terulur atau saat merentangkan tangan
  • Tekanan yang berulang: karena gerakan berulang selama berjam-jam seperti merajut atau memotong rambut
  • De Quervain‚Äôs tenosinovitis, yang menyebabkan rasa sakit pada pangkal ibu jari karena gerakan berulang
  • Tendonitis atau peradangan pada tendon

Kondisi Artritis:

  • Artritis Reumatoid : kondisi auto-imun yang mempengaruhi berbagai sendi, terutama pergelangan tangan dan jari-jari. Kondisi ini biasanya mempengaruhi kedua belah tangan.
  • Osteoartritis: artritis mekanis yang disebabkan oleh sendi yang robek atau aus
  • Gout (asam urat): karena kristal asam urat yang menumpuk di rongga sendi
  • Pseudo-gout: karena penumpukan kristal kalsium pirofosfat pada rongga sendi
  • Artritis infeksi : sendi yang memerah, hangat dan nyeri terkait dengan demam dan perasaan tidak sehat
  • Artritis Psoriatik : artritis yang berhubungan dengan gangguan kuku dan kulit

Kondisi lainnya:

  • Sindrom carpal tunnel: sering kali menyebabkan nyeri pergelangan tangan di malam hari, serta mati rasa dan kesemutan tangan karena tekanan pada saraf median – umum terjadi pada pasien hamil, obesitas, diabetes, artritis reumatoid dan tiroid yang tidak terlalu
  • Kista ganglion: kista jaringan lunak ini sering ditemukan pada bagian atas pergelangan tangan / tangan
  • Penyakit Kienbock: karena runtuhnya salah satu tulang pergelangan tangan kecil, di mana pasokan darah dapat dipengaruhi, biasanya terjadi pada anak remaja

Kapankah saat yang tepat untuk pergi ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda atau gejala seperti di bawah ini, segera buat janji konsultasi dengan dokter:

  • Ketidakmampuan untuk menggerakan pergelangan tangan, tangan atau jemari tangan
  • Memar atau bengkak pada pergelangan tangan, tangan atau jemari tangan
  • Demam
  • Kemerahan, rasa hangat
  • Kekakuan
  • Berkurangnya massa otot
  • Mati rasa, kesemutan atau lemas
  • Jika obat anti radang tanpa resep dokter tidak dapat membantu
  • Ruam kulit

Pilihan pengobatan apa saja yang tersedia untuk kondisi ini?

Setelah dokter memeriksa pergelangan tangan Anda, penanganan khusus akan dilakukan tergantung pada penyebab utama nyeri pergelangan tangan Anda.

  • Cedera yang baru saja terjadi, seperti peregangan yan berlebihan dan terkilir dapat diatasi dengan RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) atau Istirahatkan, Kompres dengan es, Bebat atau tekan dan Angkat.
  • Obat anti peradangan (paracetamol, ibuprofen dan naproxen, bila tidak ada alergi terhadap obat tersebut)
  • Bidai pergelangan tangan dapat dipakai pada malam dan siang hari, jika praktis
  • Fisioterapi, termasuk latihan fleksibilitas dan latihan penguatan otot
  • Penyesuaian lingkungan kerja (ergonomi): sesuaikan alas mouse dan keyboard komputer Anda untuk mencegah pergelangan tangan miring ke atas selama mengetik
  • Operasi:

– Membebaskan carpal tunnel

– Perbaikan Tendon dan / atau ligamen

– Koreksi bedah fraktur

  • Perawatan medis untuk kondisi artritis tertentu: biasanya oleh seorang dokter ahli rematologi dan tergantung pada jenis artritis yang saat ini diderita

Jadi, seperti yang kini Anda telah ketahui, terdapat beragam penyebab nyeri pergelangan tangan. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut.

Jangan remehkan cedera yang bisa terjadi pada Anda saat sedang berolahraga. Cedera dapat menyebabkan kecacatan permanen yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari Anda. Ingin panduan tentang beragam cedera fisik dan cara mengatasinya? Yuk, aktifkan kiat-kiat pencegahan dan penanganan cedera lewat SMS Tips Sehatku dari Hello Doctor dua kali sehari. Tekan *500*67# (untuk pengguna Telkomsel) atau *123*767# (untuk pengguna XL) di ponsel Anda dan pilih menu Tips Sehatku kategori Cidera.

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

Metode Mengusir Nyeri Punggung A La Jepang

Metode Mengusir Nyeri Punggung A la Jepang

Posted by | Cidera, Gaya Hidup, Kesehatan Otot, Kesehatan Tulang, Kesehatan Umum, Olah Raga dan Kebugaran | No Comments

Sebagian besar orang pernah mengalami sakit atau nyeri punggung dalam hidup mereka. Terdapat beragam penyebab nyeri punggung; beberapa di antaranya, karena kebiasaan buruk seumur hidup akibat perbuatan sendiri, kecelakaan, ketegangan otot, dan cedera olahraga. Meskipun penyebab nyeri punggung pada setiap penderita dapat berbeda, kerap kali mereka mengalami gejala yang sama.

Gejala nyeri punggung, di antaranya:

  • Rasa nyeri atau kaku secara terus-menerus di mana saja di sepanjang tulang belakang, dari pangkal leher hingga ke tulang ekor
  • Nyeri terlokalisasi di leher, punggung atas, atau punggung bawah yang menyengat – terutama setelah mengangkat benda berat atau terlibat dalam aktivitas berat lainnya; (Nyeri di punggung atas juga dapat menjadi tanda serangan jantung atau kondisi yang mengancam jiwa lainnya.)
  • Sakit kronis di punggung bagian tengah atau bawah, terutama setelah posisi duduk atau berdiri dalam waktu yang lama
  • Nyeri punggung yang terpancar dari punggung bagian bawah hingga ke bokong, di bagian belakang paha, dan betis, serta kaki
  • Ketidakmampuan untuk berdiri tegak tanpa rasa sakit atau kejang otot di punggung bagian bawah

Sudah dengar tentang metode pengusir nyeri punggung a la Jepang?

Terdapat beragam cara penanganan nyeri punggung, dari mulai obat-obatan hingga fisioterapi. Tentunya, semua itu tidak tanpa efek samping. Namun, pernahkah Anda mendengar metode penghilang nyeri punggung dari Jepang?

Selama sekitar satu dekade, seorang dokter dan perintis ilmu kedokteran yang terkenal asal Jepang, Toshiki Fukutsudzi berjuang dalam penelitiannya untuk mengembangkan metode pencegahan postur tubuh yang buruk melawan masalah atau nyeri pada punggung dan memperkuat otot perut. Dr. Fukutsudzi ialah seorang ahli dalam penanganan pasien dengan masalah pada tulang panggul dan metode membakar lemak di sekitar pinggang.

Tentu saja, untuk masalah nyeri punggung berkepanjangan, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan seorang dokter. Tapi, tidak ada ruginya juga Anda mencoba metode yang satu ini. Sangat mudah dan memakan waktu 5 menit saja!

Gulung sebuah handuk biasa untuk membentuk “sosis” yang tebal dan kokoh. Ikat dengan pita atau tali, sehingga gulungan tidak mudah lepas. Baringkan tubuh Anda pada permukaan yang rata dan keras – ranjang atau sofa terlalu lembut. Letakkan gulungan handuk pada bagian punggung sejajar dengan pusar, di mana tulang belakang Anda mulai melekuk.

Jika posisi Anda sudah benar, letakkan kaki secara terpisah selebar bahu Anda, dengan jari-jari kaki menunjuk ke dalam, dan jempol kaki saling menempel satu sama lain. Regangkan lengan di atas kepala Anda, telapak tangan ke bawah, dengan jari kelingking saling menyentuh. Berbaringlah dalam posisi ini selama 5 menit. Latihan ini mungkin akan terasa sedikit menyakitkan pada awalnya, tetapi cobalah untuk menahannya selama 5 menit – akan menjadi semakin mudah jika Anda melakukannya secara rutin, setiap hari.

Untuk hasil yang optimal, ulangi posisi tersebut 3 kali sehari selama beberapa minggu.

Metode ini mungkin tampak terlalu sederhana untuk menghilangkan nyeri punggung secara efektif, tapi seperti yang kami sebutkan sebelumnya, tidak ada ruginya mencoba, jadi silakan Anda lakukan kapan saja dan di mana saja Anda sempat. Anda juga bisa membagikan informasi ini kepada teman atau keluarga Anda yang juga menderita nyeri punggung.

Jangan remehkan cedera yang bisa terjadi pada Anda saat sedang berolahraga. Cedera dapat menyebabkan kecacatan permanen yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari Anda. Ingin panduan tentang beragam cedera fisik dan cara mengatasinya? Yuk, aktifkan kiat-kiat pencegahan dan penanganan cedera lewat SMS Tips Sehat dari Hello Doctor dua kali sehari. Tekan *500*67# (untuk pengguna Telkomsel) atau *123*767# (untuk pengguna XL) di ponsel Anda dan pilih menu Tips Sehatku kategori Cidera.

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

 

Jangan Bekerja Terlalu Keras

Jangan Bekerja Terlalu Keras!

Posted by | Cidera, Depresi, Finansial, Gaya Hidup, Kesehatan Emosi, Kesehatan Umum, Stress, Teknologi | No Comments

Di Jepang itu disebut karoshi, dan artinya, mati karena bekerja terlalu keras.

Pekerjaan bisa menghilangkan nyawa?!

Ya, bisa – dan kami tidak bercanda. Bukan kerja biasa, atau bahkan kerja keras, tapi kerja keras tiada akhir tanpa jeda bisa jadi kematian bagi Anda.

Jadi, apa itu karoshi? Kembali ke tahun 1970an, pertama kali didefinisikan sebagai penyakit peredaran darah yang disebabkan oleh stres, kata karoshi memiliki arti ‘kematian karena bekerja melampaui batas’. Sementara karoshi berlaku untuk etos kerja dan lingkungan Jepang, beberapa faktornya dapat ditemukan dalam pengaturan kantor Anda, lho!

Tidakkah hukum melindungi kita di tempat kerja?

Tentu saja, selama lebih dari puluhan tahun terakhir, banyak hukum yang mengurus ketenaga kerjaan telah disetujui untuk melindungi para pekerja – pertimbangkanlah tentang:

  • Standar keamanan tempat kerja dan kompensasi cedera
  • Peningkatan dalam cuti hamil
  • Jam kerja yang dilindungi
  • Prosedur pengajuan keluhan

Beberapa hal di atas hanyalah beberapa dari poin perlindungan hukum bagi para pegawai / pekerja yang disetujui negara. Namun, selama kita memperbaiki masalah, teknologi pun berubah.

Hasilnya? Meskipun hukum negara tidak menyarankan Anda bekerja lebih dari, katakanlah, 45 jam per minggu, Anda ‘kan punya smartphone dan email!

Itu berarti Anda dapat dihubungi di waktu malam, selama akhir pekan atau liburan. Jawab sejujurnya: Anda pasti sudah menghabiskan setidaknya satu akhir pekan dalam bulan ini untuk mengerjakan proposal, anggaran atau presentasi? Sekarang, kami tidak mengatakan bahwa Anda tidak perlu mengerjakannya, tetapi adalah bijaksana untuk juga memperhatikan keseimbangan dalam hidup Anda.

Apa sajakah tanda-tanda bahayanya?

Masalah kerja yang melampaui batas ini tidak selalu memberi Anda tanda-tanda peringatan yang jelas! Jadi, kami akan memberi Anda bocoran tentang tanda peringatan yang harus Anda waspadai, sebagai berikut:

  • Apakah Anda merasa terbebani saat Anda berangkat ke kantor atau setiap kali Anda memulai bekerja di kantor?
  • Apakah Anda menjadi bersikap sinis di kantor ‚Äì atau tidak sabar dengan rekan sekantor, pelanggan atau klien Anda?
  • Apakah Anda kekurangan energi untuk menjadi selalu produktif di kantor?
  • Apakah Anda merasa kurang puas dengan semua pencapaian Anda?
  • Apakah Anda menggunakan obat-obatan, makanan atau alkohol agar bisa merasa lebih baik atau mengebalkan diri?
  • Apakah rutinitas tidur dan selera makan Anda berubah?
  • Apakah Anda menderita sakit kepala, nyeri punggung atau keluhan kesehatan fisik lainnya yang tanpa penyebab?

Apa yang bisa dilakukan?

Berikut ini adalah beberapa hal yang Anda bisa lakukan untuk mempertahankan keseimbangan kesehatan Anda:

  • Perhitungkan waktu dan tenaga Anda: perhatikan berapa banyak yang Anda lakukan di tempat kerja dan berapa sering Anda membiarkannya mengganggu kehidupan di rumah Anda
  • Jika ada cara di mana Anda dapat membuat manajemen waktu kerja Anda dengan lebih baik di kantor, aturlah sedemikian rupa
  • Matikan semua perangkat pekerjaan Anda untuk sementara waktu!

Hari ini, tanggal 28 April 2016 adalah Hari Internasional Keselamatan dan Kesehatan Di Lingkungan Kerja. Kami berharap Anda dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman akhir pekan ini, serta dapat menikmati waktu istimewa dengan keluarga dan teman-teman Anda!

Normal bagi Anda untuk merasa marah atau sedih kapan saja! Tapi bila berlarut-larut, Anda mungkin telah menderita depresi.Dapatkan SMS Tips Sehat Hello Doctor dua kali sehari, dengan cara mengetik *500*67# (untuk pengguna Telkomsel) atau *123*767# (untuk pengguna XL) di ponsel Anda dan pilih menu Tips Sehatku kategori Depresi.

Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia

 

Tidak memiliki aplikasi Hello Doctor? Jangan sampai ketinggalan! Unduh aplikasi sekarang!